SOB!
Hehehe tebak hayo singkatannya apa? :P Well melanjutkan cerita sebelumnya yang tender-tenderan itu. Jadi kita udah presentasi (my team and the other team) lawan satu team saingan. And you know what? Against all odd, 2 lawan 1 yang menang yang satu ini!
Imagine how furious I felt. Rese banget deh. Jadi khan pengerjaannya untuk sebuah CBT (computer based training), baik dari segi aplikasi webnya, juga classroom, software dan hardware. Nah saingan kita itu masang Linux di masing-masing PC klien yang berjumlah 31 buah itu. Damnit! Padahal di presentasi sudah gwe bilang:Pak, kenapa kita tetep keukeh dengan sistem operasi Windows over Linux adalah dari segi kenyamanan penggunaan pak. Pertama ndak perlu cari-cari driver untuk Wirelessnya (yang notabene drivernya harus khusus karena pake teknologi Super-G 108 Mbps dan Access Pointnya juga pake SpeedBooster yg 30% lebih cepat pula), jadi dikhawatirkan kalau pakai Linux, kecepatannya akan standar-standar aja (alias kecepatan G yang 54 Mbps).
Kedua, driver printer, driver monitor, dan driver-driver lainnya juga harus dipikirkan. I know I know khan masing ada driver 'generic'. Well kalau standar kualitas anda adalah 'generic', ya silahkan saja. Sama saja kaya kita nawarin pergi ke Dufan, eh mintanya ke taman menteng aja yang gratis. Padahal ini kita juga yang budgetnya kepotong dengan beli 31 license Windows XP. Untungnya di anda. Lha bayangkan saja, mo nancep USB Thumb Drive saja harus pake berdoa! Apalagi external HDD, lebih wassalam lagi tuh. Masa mo nambah USB aja pake mount-mount segala?
Ketiga, adanya e-classroom ini, dimana komputer guru bisa melihat dan mengontrol komputer siswa, kita memanfaatkan NetSupport. Lagi-lagi kita rela budget kita kepotong buat beli 31 license NetSupport. Kelebihannya? Bisa nyalain komputer dari jauh, bisa shutdown, bisa take over klien, bisa 'memaksa' klien lihat interface kita, bisa mencoret-coret tampilan screen (jadi bukan sekedar whiteboard yang coret-coret di boxscreen putih), bisa share audio atau maksa klien denger audio dari kita, bisa ini bisa itu. Pokoknya powerful dah. Eeehh sekarang mau pake OS Linux trus mo pake software apa tho mas? ( NetSupport School runs on: Win 95/8, Win NT , Win ME, Win 2000, 2003 and Win XP) Tuh makan tuh. Nanti e-classroom bukannya electonic-classroom tapi ecek-ecek-classrom.
Keempat, di dalam paket pengerjaan juga ada training administrator. Nah kalau training dasar administrasi Windows mah sehari kelarrrr. Kalau training Linux? Selamet aje yeee hehehehe. Youknowlah level kualitas orang government, gitu mo ditambahin kerunyaman sistem Linux yang harus pake bikin-bikin partisi swap segala. Mumet ndak tuh. Btw, ini based on my experience lho. Masa ngajar pakai aplikasi Joomla ke sebuah instansi pemerintah saja harus bolak-balik sampai ada 15x pertemuan (walau pulangnya dapet upeti terus hehehe). Beda dengan yang swasta, max 3x pertemuan udah kelar. Walau memang jujur aja, untuk memahami struktur Joomla/Mambo memang butuh tingkat pemahaman yang tinggi (baca: IQ cukup tinggi). Tapi harusnya kalau training lebih mudah menyerapnya daripada belajar sendiri.
Katanya, desainnya kalah bagus. WHAT? Please donk ah, masa desain di sebuah presentasi tender harus sekaliber dunia? Lagian desain 'sebenarnya' ya pas ngerjainnya donk. Btw sebenarnya level 'bagus' anda itu apa tho? Fyi, desainer yang saya pakai adalah Donny Kurniawan dari Doneeh.com yang baru saja menang Bubu Awards 2007 (menang Bubu 2x), juga Abby Hidayat dari AbbyHidayat.com yang juga kualitas desainnya top notch (see for yourself di portfolio site dia, bahkan RCTI.tv saja mencopy mock up yang kita buat, *ini bukan sekedar nuduh, ini ex-employee yang bilang, makanya dia quit* walau dicontek toh masih juga lebih jelek :P)
Katanya lagi, gwe ndak mempersiapkan animasi 3D yang diinginkan. Oh my gosh tadinya bilang bikin animasi 3D yg bertema kendaraan bermotor, trus ganti jgn yg bertema kendaraan bermotor (malah, tentang jeruk?) lha ya gimana kita mo ngerjain kalau disuruhnya juga ndak konsisten. Yawis deh begitulah jadinya.
Well, sudahlah. Yg Tegal biarlah tetap di Tegal. Sekarang Bali!!! Yeee :P Semalem pulang sampai rumah jam 2.30 buat bikin dokumen tender Deplu. Sampai di rumah disambut istri yang masih bangun nungguin aku. Owww tow tweeett....
Note: Gwe bukan anti Linux dan pro Windows. Gwe hanya berdasarkan practicality saja. Kalau ada budgetnya, kenapa pilih yang susah? Orang teknis disuruh benerin Windows dikasih gocap aja mau, tapi orang teknis disuruh benerin Linux mah gopek aja belum tentu kelar sehari.
Seperti yang pernah bapaknya Kristian dan Handoko pernah bilang: Kenapa pilih yang susah kalau ada yang gampang? Gimana mo jualan kalau bikinnya aja lama? (Gwe ngga inget nama bapak itu, ingetnya nama softwarenya Krishand, software accounting berbasis VB6 yang lumayan terkenal. Beliau padahal orang BCA pusat lho, tapi masih sempat bikin software accounting sendiri dan jualan!)
Connected links:








4 Comments:
thanks God jobs and wozniak invented apple
:D
Wah .. deja-vu, hampir sama dg pengalaman 2 bln lalu .. tp nawarin ke gov jg.
Kok ndak ada penjelasan mengenai singkatan SOB? Apaan sih?!?
Son of a beach?!? (~ anak pantai maksudnya...)
*halah, main plesetan...*
Keep positive thinking aja..
Mungkin belum rejekinya n mas Adhe diselamatkan dari sesuatu yg ga baik. Kan dah bisa dilihat tuh dari alasan2 penolakan mereka.
Btw, di UI kayaknya kan Linux bgt tuh mas... ;)
Post a Comment
Links to this post:
Create a Link
<< Home